Skip to main content

life look like a tree

i made some graph on my wall. haha yeaaah my new room!

Sehari sehabis pindahan kamar langsung deh dekor kamar. Pokoknya gak pengen ngeliat dinding kamar kosong polos. Akhirnya punya ide buat bikin gambar pohon deh. Karena biru nya biru gelap, jadi aku pake cat minyak warna putih supaya kasih kesan kamarnya terang dan hidup.


(Teddy, yeah he is everything for me)

Yak, itu bonekaku, namanya Teddy. Aku gak pandai kasih nama, yaudalah namanya juga boneka teddy bear ya aku kasih nama Teddy aja. hahaha. Entahlah kenapa dari gambar itu terkesan si Teddy lagi galau, hemm mungkin disuruh sama yang punya ya. :|

Aku gak jago ngecat. Itu juga di bantu Raras sama Caca. Mereka tiba-tiba aja mau ngebantu ngecat, kata Raras "gue anak desain interior gagal. haha sini sini gue aja yang ngecat". Yaudalah aku kasih ke dia aja. Mereka ngebantu ngecat sampe selese loooh, baiknya mereka. :)

Besoknya aku nyoba foto-foto pake webcam. Beginilah hasilnya:
(Me, Moggy, Teddy, Tutu-sikura-kura)

Ya begitulah, muka cacat ku emang gak bisa disembunyikan. Bibirku itu loh haha. Sebenernya aku salah bikin pohonnya. Soalnya aku bikin akar pohonnya itu keliatan, mestinya langsung dari batang ke kasur. supaya gak melayang gitu pohonnya, abisnya takut kena kasur, soalnya lama keringnya hemmm. Tapi kata temen yang lain sih lumayan bagus lah buat foto-foto (haelah narsisnya haha)

Tapi kurang lebih bagus lah, ya biar gak bagus-bagus banget, tapi aku suka kamarku. :)

Comments

Popular posts from this blog

Alay vs Bopung .. waw (*new)

Awkey, selamat datang kembali di miss.idiot's blog. Udah lama yah gue gak nulis. kangen juga .. Pada kangen kan sama gue ? (pasti jawabannya 'enggak!') yaudah, lanjut deh ..... 'Alay? Bopung? apaan sih tu?, ada yang tau gak?' Yap . Anak muda jaman sekarang sungguh sangatlah kreatif dalam menciptakan sebuah istilah gaul. Yang pasti bukan gue yang menciptakan istilah tersebut, karena gue bukanlah anak gaul. Hoho. Sepertinya semuanya sudah tau. Terlihat dari tampang saya yang lugu ini. (Hak Cuih Pret!) Jadi, Kemaren gue iseng2 buka bulletin board di friendster, ternyata rame banget ya coy(maaf, saya terkena Budi Anduk Syndrome. haha) ada yg cuma nulis 'onlen onlen, komen dong' , 'i love u so much' , 'brengsek! bajingan' , etc, entah itu di tujukan untuk siapa. Tapi mata gue hanya tertuju pada satu bullbo(bulletin board) entah itu buatan siapa, yang pasti isinya lumayan menarik buat di analisis. Yap. Karena gue belum pernah denger kata2 atau...

Review: Skripshit, Kisah Sesat Mahasiswa Abadi

Ini ketika gue membaca sebuah buku yang judulnya Skripshit, gue menemukan kehidupan. Begitu banyak banget cerita yang bikin gue mikir, muter otak bolak-balik sampe banyak banget burung mengitari kepala gue. oke, gue lebay. Tapi emang bener. 3 chapter terakhir bener-bener bikin gue berlinang air mata. Iya, chapter Life is a Journey, Sebuah Awal Episode kedua , sama Skripshit sebagai penutup adalah yang membuat gue galau maksimal dan geleng-geleng kepala betapa menjalani sebuah kehidupan itu adalah tantangan yang harus dihadapi, dengan cara berpikir, melakukan sesuatu, dan bagaimana cara kita menikmatinya. Di chapter lain, banyak cerita yang membuat gue senam muka akibat tertawa karena ceritanya bener-bener kocak. xD Ini dia penampakan bukunya. Skripshit ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang mahasiswa yang bernama Alitt Susanto (-entah kapan julukan “mahasiswa” ini bisa lepas dari dirinya dan mendapati gelar “sarjana”-) dari Universitas Sanata Dharma, Fakultas Ke...

Kalau Tak Cinta, Pasti Tak Akan Luka

“Kamu di mana?” Entah sudah berapa banyak text message dariku yang memenuhi layar handphone -nya tapi tak digubris juga. Pun entah berapa puluh banyak Missed Call dariku yang ikut menyemaraki. Randi sengaja menghindariku, atau memang ada sesuatu di luar kendali yang terjadi? Seingatku, tak ada masalah besar antara kita di hari-hari yang lalu.  Entah ada apa dengan dia hari ini, menghilang 24 jam tanpa ada kabar, tak seperti biasanya. Perasaanku tak enak. Sejenak pikiran itu membawaku melangkah mendekati tempat tinggalnya, di sebuah kost pria di daerah Jakarta Selatan. Kuketuk pintunya, padahal kutahu kalau isi kamarnya kosong, tapi tetap saja kuketuk pintunya. Berharap ada jawaban, tetapi tetap saja tak ada. Kemudian ada langkah mendekat yang kudengar dari belakangku. “Mbak, cari Mas Randi ya?” “Iya, Bu. Ada kepentingan.” “Mas Randi tadi pagi pergi. Katanya mau ke luar kota. Ke Solo kalau nggak salah. Ada urusan kerjaan katanya.” Ucap Ibu-ibu separuh baya yang sambil m...